Showing posts with label funny. Show all posts
Showing posts with label funny. Show all posts

Thursday, June 30, 2011

Menertawakan Diri Sendiri Itu Penting.

Menertawakan Diri Sendiri Itu Penting.

Kepala orang ini tiba-tiba ada di dalam tubuh seekor kalkun raksasa. Di hari yang lain ia secara tiba-tiba berada di dalam kamar operasi dan bertindak sebagai seorang dokter, duh! Betapa kagetnya pasien ketika melihat siapa dokter di hadapannya itu. Ia juga pernah makan ikan hias hidup-hidup saking laparnya dan tidak ada lunch bagi dirinya. Ikan itu diselip di antara roti tawar miliknya berikut selembar sayur kol. Itulah beberapa adegan lucu seorang Rowan Atkinson yang berperan sebagai Mr.Bean.

Kita sering dibuat tertawa oleh adegan-adegan film lucu. Salah satunya adalah film Mr.Bean ini. Adegan lucu Mr.Bean bahkan membuat kita terbahak tanpa mendengar ia berbicara sama sekali. Gerakannya, mimik mukanya, tatapannya dan gerak-geriknya saja sudah membuat kita geli dan tertawa.

Tertawa itu sehat. Tertawa itu obat awet muda, bahkan ada pendapat seperti itu. Tertawa itu membuat hati kita senang. Bahkan pun ketika kita sementara menertawai orang lain. Memang naluriah dasar manusia adalah menjadikan orang lain itu sebagai objek, termasuk dalam hal tertawa. Artinya, kita begitu senang ketika bisa menertawakan orang lain. Waktu kita kecil, melihat teman kita terjatuh kita tertawa secara spontan, merasa lucu. Setelah dewasa pun kita tertawa ketika melihat ada orang lain yang “jatuh”, walau kita bukan tertawa lucu lagi, melainkan tertawa senang. Senang lawan kita jatuh, kalah, tersingkir, terluka dan masih banyak lagi.

Kemudian marilah kita lihat acara-acara TV yang sering membuat kita tertawa sekuat-kuatnya, terpingkal-pingkal ketika melihat kejadian-kejadian spontan di acara-acara seperti “spontan”, “big laugh”, “America’s funniest home video” dan masih banyak lagi. Orang mengerjai orang lain membuat kita tertawa. Orang dikerjai orang lain membuat kita tertawa. Orang kena musibah kita tertawai. Memang ada juga video kelucuan sering dengan sengaja dibuat (dibuat-buat) untuk memancing tawa. Tapi bagaimana kalau kita ada di posisi orang-orang yang ditertawai itu?